Proteksi Anak Dari Lagu Cinta

Proteksi anak kita sejak dini dari Lagu Cinta, Lagu Galau, Lagu dewasa karena Sebuah Lagu dapat mempengaruhi tumbuh kembang seorang anak. Anak seyogyanya dia seorang anak, seharusnya dan sudah sepantasnya mereka diasupi suguhan lagu-lagu anak. Pada saat ini, anda sudah enggak akan heran lagi jika ada banyak anak yang tahu lagu Sakitnya tuh di sini, lagu Alamat Palsu, dll

Wajar jika anak jaman sekarang cepat dewasa, cepat mengerti yang namanya percintaan, dan cepat tanggap terhadap pergaulan ala barat dan malas untuk belajar, mengaji, dan berbau Ibadah kepada Alloh. Siapa yang bertanggungjawab?

Semua orang bertanggungjawab termasuk media sosial saat ini yang semakin merajalela dengan Facebook, twitter, Whats Up, BBM, dsb. Anak-anak semakin pintar dengan teknologi namun semakin jauh dari moralitas dan sisi religius. Lebih baik nonton Kartun daripada harus mengaji setelah Maghrib.

Fenomena anak-anak yang sudah dibombardir lagu syair-syair cinta, perselingkuhan, dan asmara memang tidak bisa dipungkiri lagi. Semua orang di dunia ini bertanggungjawab terhadap tumbuh kembang generasi .



Lagu anak-anak semakin tidak terdengar di media, ini yang harus menjadi PR Pemerintah terhadap pendidikan anak. Media Televisi bertanggungjawab terhadap tayangan-tayangan Kartun yang semakin merajalela. Kalau mereka niatnya ingin mencerdaskan Bangsa, seharusnya sisi komersil dikesampingkan dalam artian, beri kesempatan seluas-luasnya tayangan lagu-lagu anak Indonesia dari pada mereka harus membeli mahal royalti film kartun atau animasi dari luar yang justru lebih banyak dampak negatifnya daripada positifnya kalau menurut saya.

Terkadang ketika anak kita pinter nyanyi lagu bersyair cinta, orang tua bangga dan senang anaknya sudah dewasa dan mengerti yang namanya cinta. Astagfirullohaladzim.. Seharusnya kita banyak berdzikir kepada Tuhan agar selalu diberi perlindungan bagi anak-anak supaya mereka menjadi anak yang shaleh dan berbudi pekerti luhur.

Akan tetapi, jika seorang anak menyanyi lagu anak-anak yang dipopulerkan entah itu Eno Lerian dengan Nyamuk Nakalnya, Trio Kwek Kwek, Joshua, Bondan, Tina Toon, dll anak-anak sekarang justru banyak yang kurang hapal, tentu karena artis cilik diatas tenarnya tahun 90-an, anak sekarang enggak pernah disuapin lagu anak-anak di Televisi paling dari Kaset Bajakan. Itu juga kalau orang Tuanya memang pernah ngefans sama artis cilik jaman dulu. Kalau sekarang sepertinya tidak ada artis cilik menyanyikan lagu anak di Media Televisi? Sangat jarang.

Yang paling bertanggung jawab selain Pemerintah dan Media adalah peranan Orang Tua. Orang Tua harus mau memproteksi anak dan mendidik kedisiplinan tinggi kepada anak. Kalau sikap tegas kepada anak tidak ditanamkan sejak dari kecil, maka bisa jadi anak setelah dewasa malah membangkang dan durhaka. Mulailah didik dengan tegas anak kita sedari kecil supaya menjadi pribadi-pribadi yang bisa membanggakan Indonesia bukan mempermalukan negaranya sendiri.

No comments:

Post a Comment