Guru Honorer Harus Kreatif

Nasib Guru Honorer kembali menjadi isu hangat di berbagai media. Keterlambatan pembayaran Gaji untuk Guru Honorer memang sudah tak asing lagi di telinga saya mungkin anda juga yang berkiprah di dunia pendidikan. Apalagi Kebijakan Pemerintah yang harus menggratiskan pembiayaan siswa bagi Sekolah Penerima Bantuan Operasional Siswa. Tujuannya sangat baik, agar siswa tidak putus sekolah karena biaya pendidikan tinggi.

Keterlambatan pencairan dana BOS yang sering terjadi di berbagai daerah memang menyebabkan gaji Guru Honorer harus ditunggak, terkadang tiga bulan sekali baru cair atau bahkan ada yang sampai 6 bulan sekali baru bisa diterima Gaji Guru Honorer.


Dilema terjadi di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang terpuruk. Harga kebutuhan Pokok yang semakin tinggi karena kenaikan Bahan Bakar Minyak memang membuat nasib Guru Honorer semakin terpuruk.

Bahkan ada salah seorang Guru Honorer yang sudah menikah dan punya anak hanya mendapat gaji honor dari pihak sekolah sebesar 300 Ribu Rupiah per bulan, namun baru bisa diterima tiga bulan kemudian menunggu BOS cair dari pemerintah. Apakah nasib Anda juga sama seperti demikian?

Lalu bagaimana anda mencari solusi biar Dapur anda terus memproduksi makanan untuk kebutuhan Gizi keluarga. Biaya hidup tinggi sekarang ini memang memaksa semua Guru Honorer harus memutar otak mencari Solusi pendapatan tambahan di luar. Ada yang harus terpaksa Ngojek, terpaksa jualan Batu Akik secara Online, ada yang terpaksa makan Singkong setiap hari karena honor belum diterima.

Ada yang terpaksa jadi tukang pijat keliling, ada juga yang terpaksa buka jahit baju, dan mungkin pasti diantara Anda ada yang memaksakan diri untuk menggadaikan semua barang yang Anda punya demi sesuap nasi.

Nasib Guru Honorer memang selalu menyakitkan dan penuh kesedihan, mereka harus berjibaku dengan biaya hidup tinggi, mereka harus berpikir lebih kreatif agar mendapatkan penghasilan tambahan, dan mereka harus mengorbankan waktu lebih banyak untuk mencari tambahan lain.

Mudah-mudahan Nasib Guru Honorer kedepan semakin lebih baik, lebih sejahtera, lebih diperhatikan Pemerintah, dan lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Tak ada hidup yang monoton, suatu saat pasti hidup lebih baik jika kita mau percaya dan yakin sama Yang diatas karena Tuhan jelas mengatakan bahwa Saya akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Namun, kita harus bisa bersabar dan berserah diri.

Banyak berdoa dan terus berikhtiar insyaalloh ada Jalan, karena Rejeki itu sudah diatur oleh-Nya, tinggal kita mau berikhtiarnya saja. Kalau kita sering mengeluh dengan keadaan, maka Tuhan pun tergantung prasangka manusia itu sendiri. Teruslah berprasangka positif dan baik serta yakin Tuhan pasti akan beri nikmat yang banyak kepada kita.

Semoga kita semua diberi kebahagiaan Dunia dan Akhirat. Amiin..

Salam Rumah Cerdas

No comments:

Post a Comment