Permainan Anak

Masih ingatkah Anda mengenai permainan anak waktu dulu seperti Gobak Sodor? Atau dalam bahasa sundanya Sorodot Gaplok. Ada juga permainan yang namanya Gatrik, Main kelereng, beklen, adu gambar, dsb.




Apakah permainan anak ini sudah mulai terkikis jaman, atau terkikis dimakan usia? Apakah Anda pernah mengalami betapa senangnya melakukan salah satu permainan diatas bersama adik, kakak, teman, dan handai taulan?



Zaman sudah berubah, era modernisasi mengikis sendi-sendi sosial, kekerabatan, dan gotong royong kehidupan manusia. Manusia menjadi individualis dan tidak ada rasa kepedulian sosial. Hal ini tentu berbeda jauh sekali dengan kehidupan sebagian manusia tahun 80-an sampai 90-an.

Anak jaman sekarang apa kenal dengan permainan-permainan klasik seperti Gobak sodor, Gatrik, Ular-ular, Kereta api, congkak, main kelereng, dsb. Wah kalau jama sekarang anak kecil sudah disibukan dengan tayangan-tayangan kartun, animasi, dan sinetron-sinetron seperti Spongebob, Si Dora, Doraemon Nobita, Bima, dll.

Hakikat dari permainan klasik waktu kecil dahulu sebenarnya adalah mengasah kepekaan sosial, kerukunan antar warga,dan kerjasama. Kalau sekarang, menurut saya, anak kecil seharian penuh diam dirumah, dijejali tontonan-tontonan yang merusak mata, bisa jadi anak tersebut jiwa sosial, kebersamaan, kerukunan sudah hilang karena mereka asyik dengan dunianya masing-masing.

Anak kecil sekarang sudah sibuk dengan permainan digital, kadangkala saking sibunya mereka, orangtua pun suka kesal apabila mereka tidak menuruti perintahnya dengan alasan “bentar lagi mah, lagi seru-serunya nih!”
Nilai positif dan negatif memang selalu ada dalam menyikapi pola kehidupan manusia yang mengalami perubahan jaman dan pola pikir. Selalu ada nilai-nilai yang harus dikorbankan dari perubahan jaman.

Mendidik karakter anak adalah penting dan ini tugas utama dari orang tua untuk mendidik dan mengarahkan anak supaya memiliki nilai-nilai yang positif bagi kehidupan, nilai-nilai sosial, dan nilai akhlak yang baik.
Mudah-mudahan anak-anak kita menjadi anak yang baik, soleh, teladan, dan mau berbakti kepada kita sebagai orang tua, Mudah-mudahan anak-anak kita bisa menjadi generasi emas bangsa ini.

Salam Rumah Cerdas!

No comments:

Post a Comment