Hukuman Jera Buat Pelaku Tawuran

Hukuman jera buat pelaku tawuran adalah dengan menutup sekolah yang lalai dalam mendidik karakter dan akhlak siswa dan siswinya. Terkadang ketegasan perlu dijalankan untuk hal-hal yang bersifat urgen.


Tawuran Pelajar, Siswa Tawuran, dan Perang antar sekolah memang sudah mendarah daging dan menjadi permasalahan yang kompleks di beberapa wilayah di Indonesia terutama sekolah-sekolah di wilayah kota-kota besar. Hukuman jera buat pelaku tawuran perlu dipertegas agar dunia pendidikan semakin baik.

Saya heran sama pendidikan karakter anak jaman sekarang? Ini kejadian di salah satu sekolah swasta di tempat saya berada, kebetulan saya adalah salah satu pengajar disana. Sekolah kami memang sangat kental dengan praktek kehidupan yang sangat islami.

Tahun ajaran 2013/2014, ada salah satu siswa SMK di tempat kami yang baru masuk sekolah sekitar dua bulanan lebih memutuskan untuk pindah sekolah ke daerah Indramayu. Alasan yang anak tersebut utarakan sama temannya adalah di sekolah ini membosankan karena tidak ada tawuran.

Anak remaja memang kalau tidak diarahkan ke hal yang baik memang akan seenaknya, apalagi tidak ada tindakan tegas dari orangtua sebagai pendidik utama akan semakin membuat karakter anak tersebut semakin jelek dan tidak beradab.

Dan hari ini saya terkejut sekali mendengar berita di salah satu koran terbesar di tanah air memberitakan bahwa Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi  membuat kebijakan yang sangat brilian dan bisa membuat efek jera bagi sekolah.

Dikoran tersebut diberitakan bahwa Dedi Mulyadi melalui surat keputusan Bupati Purwakarta No. 421.5/Kep-297-disdik-pora/2014 memberikan hukuman bagi enam sekolah yang sering terlibat tawuran berupa larangan menerima peserta didik baru tahun ajaran 2014/2015 sebagai bagian dari pembinaan karena tawuran pelajar jaman sekarang sudah sangat keterlaluan.

Keenam sekolah tersebut adalah SMK YPK, SMK YPB Sukatani, SMK Teknologi Industri, SMK Bina Taruna, SMK Prabusakti 1, dan SMK Prabusakti 2 di wilayah pemerintahan Purwakarta.

Salah satu sepak terjang dan upaya yang sangat baik dilakukan Bpk. Dedi Mulyadi dan ini mudah-mudahan bisa diikuti oleh wilayah-wilayah di kota-kota besar lainnya. Upaya ini menurut saya adalah salah satu cara untuk membuat efek jera sekolah-sekolah yang membiarkan siswanya tawuran.

Siapa tahu dengan tindakan tegas seperti ini, sekolah-sekolah lain akan lebih memberikan perhatian dan kebijakan tegas terhadap para siswa yang suka tawuran karena akan membuat citra yang sangat buruk buat sekolah itu sendiri.

No comments:

Post a Comment